Data epidemiolodi global yang dikeluarkan WHO menunjukkan, setiap tahun 15 juta orang menderita stroke.Dari 15 juta orang tersebut 5 juta diantara meninggal dunia dan 5 juta lainnya mengalami cacat permanen.
Sedangkan di Indonesia menurut Riset Kesehatan Dasar(Rikesda)oleh Kementrian Kesehatan RI 2013 menunjukkan prevalensi stroke nasional 12,1 permil atau 12 dari 1000 penduduk,sedangkan pada Riskesda 2018 prevalensi stroke 10,9 permil.
Stroke merupakan penyakit tidak menular yang sangat berbahaya .Di indonesia sendiri stroke adalah ‘pembunuh’ nomor satu,lebih dari 15% kematian disebabkan oleh stroke.
Bagaimana Bisa terjadi ?
Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).
Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak mengalami penyempitan,sehingga menyebabkan aliran darah ke otak berkurang .Stroke iskemik sendiri terbagi lagi menjadi 2 jenis yaitu stroke trombotik dan stroke embolik
Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan pendarahan diotak.Kondisi ini dapat dipicu oleh Hipertensi yang tidak terkendali,melemahnya dinding pembuluh darah,dan akibat pengobatan dengan pengencer darah.Stroke hemoragik terbagi lagi menjadi 2 jenis yaitu,pendarahan intrasebral dan subarachnoid.
Faktor-faktor penyebab stroke
-Tingginya tekanan darah atau Hipertensi
-Merokok
-Mengidap penyakit jantung
-Genetik
-Obesitas
-Kolestrol tinggi
-Mengidap Diabetes
-Faktor Usia
-Gender
Gejala stroke
Ada tiga gejala stroke yang mudah dikenali ,yaitu;
-salah satu sisi wajah terlihat menurun dan tidak mampu tersenyum
-Tidak mampu mengangkat lengannya karna mati rasa
-Ucapan tidak jelas atau bahkan tidak bisa berbicara sama sekali
Beberapa gejala stroke lainnya yaitu;
-Mual dan muntah
-Sakit kepala yang hebat secara tiba-tiba(Vertigo)
-Penurunan kesadaran
-Sulitmenelan(disfagia)
-Gangguan pada keseimbangan dan koordinasi.
-Hilangnya penglihtan secara tiba-tiba atau penglihatan ganda.
Pencegahan stroke
Langkah pertama dalam pencegahan stroke adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat .Selain itu kenali dan hidari faktor dan risiko yang ada serta ikuti anjuran dokter .Beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu;
-Menjaga pola makan ,
-Olah raga secara teratur
-Berhenti merokok
-Hindari mengkomsumsi minuman beralkohol
-Hindari penggunaan NAPZA.
Kesimpulan
Kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan terutama dalam melakukan aktifitasnya,kesehatan merupakan harapan dan dambaan setiap manusia.Sehat itu mahal ,maka dari itu jaga selalu kesehatan mencegah lebih baik dari pada mengobati.